Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
cesilia
untuk manusia yang telah lama kuijinkan tinggal di dalamku

mataku tidak bisa lagi melihat dengan jelas..
telingaku tidak bisa lagi kugunakan dengan baik...
tubuhku kian ringkih dan lemas...
hampir sekarat dan menunggu ajal
keluhan tidak lagi ingin kudengar...
cibiran tidak kuinginkan....
tetesan air mata tidak kubutuhkan...
yang ku ingin dengar hanya ajakan para manusia untuk memperbaiki aku..
yang ku ingini hanya cucuran keringat manusia untuk memperbaikiku..
dan yang aku butuhkan hanya mereka merawatku

jangan pernah marah jika suatu saat aku sekarat karena manusia tidak memenuhi apa yang telah kukatakan...
saat aku sekarat
air akan menutupi seluruh tanah yang telah lama diinjak oleh manusia
udara akan membuat paru-paru manusia kehilangan dirinya
tanah akan menghilangkan semua nyawa yang menyentuhnya dan menginjaknya...
walaupun pangeran siang akan tetap bersinar saat aku sekarat,sinarnya akan membakar semua yang ada di dalamku karena disaat itu terjadi tentaraku telah habis

pesanku sebelum ini terjadi hanya satu
turuti semua yang telah kukatakan....
Label: 0 komentar | edit post
cesilia
hidup adalah anugerah
anugerah yang harus melewati bunga yang bermekaran
ataupun kerikil tajam

saat kerikil yang begitu tajam menusuk kaki
saat tubuh harus terkulai lemas
saat iman sedikit demi sedikit tercabut dari akar yang kokoh
saat mata tak bisa berhenti meluapkan kesedihan dan kesengsaraan

disaat itulah jalan terbagi menjadi dua
jalan yang tetap lurus
ataupun jalan yang berbelok

hidup juga adalah pilihan untuk tetap di jalanNya ataupun tidak
untuk tetap pada jalan lurus tempat kebahagiaan tiada tara menanti
atau
untuk berpaling pada jalan berbelok tempat kesengsaraan yang sebenarnya menunggu
Label: 1 komentar | edit post
cesilia

dibawah sinar terang sang pangeran siang ataupun sang ratu malam

konser akan segera dimulai
do...
re...
mi...
para timah panas sudah datang pada tuannya
mereka akan membuat tuannya menyanyikan teriakan mereka
setelah itu tuannya akan memberhentikan ketukan jantungnya
dan para penyanyi utama akan mendendangkan tangisan untuk mereka yang telah memberhentikan ketukan jantungnya

konser tidak akan pernah selesai sebelum pemimpinnya menghentikan gerakan tangan
disaat itulah simfoni telah berakhir
dan penonton akan berdiri memberikan tepuk tangan
Label: 0 komentar | edit post
cesilia
untuk manusia yang terus mencibir pangeran siang

waktu terus berjalan tanpa menoleh
dunia terus berputar tanpa kembali

pangeran siang tetap setia pada tugasnya
untuk menyinari Bumi
menyinari Bumi yang telah hampir habis tentaranya
yang telah bercelah pertahanannya
pangeran siang tidak akan pernah tergeserkan
karena saat ia pergi semua mencarinya
dan saat ia kembali semua mengusirnya

pangeran siang tidak pernah bersalah akan kembalinya es kepada air
pangeran siang tidak pernah bersalah akan batu yang menimpa manusia
karena kesalahan itu adalah milik manusia
manusia membuat bumi harus kehilangan tentaranya
manusia yang membuat segala di Bumi ini sakit
jadi jangan pernah menunjukkan jari kesalahan kepada pangeran siang
karena ia hanya sebuah penerang yang melakukan tugasnya....




Label: 0 komentar | edit post